oleh

11 Tips Lolos Interview Kerja. No 9 Wajib Tahu!

Untuk beberapa orang, interviu kerja menjadi momok yang mengerikan. Apa lagi bila Kamu ialah seorang fresh graduate, yang barusan mengawali pengalaman jadi job seeker. Takut dan kuatir pasti jadi masalah saat lakukan interviu kerja.

Lalu, bagaimana jalan keluarnya? Saat sebelum penuhi undangan interviu, Kamu memang seharusnya mempersiapkan diri sebagus-baiknya. Nach, baca 11 panduan agar bisa lolos interviu kerja di bawah ini.

1. Mencari Tahu mengenai Profile dari Perusahaan yang Dilamar

Hal paling penting yang perlu Kamu kerjakan ialah cari tahu profile komplet dari perusahaan yang dilamar. Cari info mengenai misi, visi, produk, pesaing, dan lain-lain. Ini perlu dilaksanakan agar menolong Kamu saat ada pertanyaan dari interviuer nanti.

2. Berlaku Komunikatif untuk Memberikan Kesan-kesan Baik

Menjawab dengan jawaban-jawaban pendek, seperti “Ya” dan “Tidak” tanpa memberi keterangan apa saja, benar-benar dilarang saat interviu kerja. Berikan jawaban jujur dengan kalimat yang bagus dan sanggup menerangkan diri Kamu. Komunikatif dalam jawab pertanyaan bisa memberikan kesan-kesan individual yang bagus dan akan menambahkan nilai plus tentu saja.

3. Tidak boleh Menjawab Pertanyaan dengan Jawaban yang Bertele-Tele

Jauhi jawab pertanyaan dengan jawaban yang berbelit-belit. Berikan jawaban Anda dalam bahasa yang singkat dan gampang dipahami oleh rekruter. Triknya, ketahui lebih dulu pertanyaan yang disodorkan, selanjutnya persiapkan beberapa rangkuman jawaban yang polos dan mengena. Kamu akan dipandang sebagai calon pegawai yang tenang dan arif.

4. Jauhi Interval yang Lama Saat Menjawab Pertanyaan

Interval yang lama dapat membuat konsentrasi pada jawaban dapat lenyap. Berikan interval seperlunya, dan optimalkan waktu interviu dengan maksimal.

5. Berlaku Ramah dan Yakin Diri

Menerangkan mengenai diri dan kekuatan yang Kamu punyai dengan optimis, akan menambahkan nilai plus. Interviuer akan menyaksikan persiapan dan semangatmu saat melamar status di lowongan kerja yang dijajakan. Tetapi ingat, jauhi sikap arogan dan over optimis, ya. Masih tetap jaga sikap ramah sepanjang waktu interviu.

6. Siapkan Pengetahuan mengenai Status yang Dilamar

Sama dengan pengetahuan mengenai perusahaan yang dilamar, penting untuk Kamu untuk pahami jobdesk dari status itu. Hingga interviuer akan memandang Kamu sebagai calon yang patut untuk isi status itu.

7. Katakan Pengalaman yang Sesuai Status yang Dilamar

Beberapa status tugas perlu orang yang telah mempunyai pengalaman. Bila Kamu mempunyai pengalaman yang sama sesuai, katakan pengalaman itu sebagai nilai lebih.

8. Tidak Perlu Bercerita Noda Perusahaan Lama

Kamu bisa bercerita mengenai pengalaman kerja awalnya, saat ditanyakan oleh interviuer. Tetapi, tak perlu bercerita mengenai noda perusahaan itu. Terangkan secara garis besarnya saja.

9. Tidak boleh Malu Menanyakan

Kamu memiliki hak menanyakan mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan lowongan kerja. Ini akan memberikan kesan-kesan jika Kamu semangat sepanjang interviu berjalan. Umumnya, interviuer akan buka sesion ini diakhir waktu interviu . Maka gunakan peristiwa ini, untuk menambahkan penilaian.

10. Menjaga Sikap dan Intonasi Berbicara Sepanjang Interviu Berjalan

Kamu perlu menjawab semua pertanyaan interviuer dengan politis dan tidak muluk-muluk sepanjang proses interviu. Sikap yang bagus dan intonasi berbicara yang sama sesuai, bisa juga untuk lengkapinya. Tentu saja, ini bisa menjadi penilaian oleh beberapa interveiwer.

11. Jauhi Memimpin Sesion Interviu

Kekeliruan yang kerap dilaksanakan oleh calon pegawai ialah secara tidak sadar memimpin sesion interviu. Umumnya Kamu akan dikasih peluang menanyakan, tetapi pertanyakan selayaknya saja. Janganlah sampai menggantikan status interviuer.

Mudah-mudahan 11 panduan di atas bisa menolong Kamu bisa lolos dari interviu kerja. Yang paling penting, tidak boleh gampang berserah dan benahi tiap detil kekeliruan yang sudah dilakukan sebelumnya, setiap lakukan interviu pada tempat baru.