oleh

9 Fakta tentang hubungan intim setelah melahirkan yang perlu Bunda tahu!

Memikirkan hubungan intim setelah melahirkan bisa sangat melelahkan bagi ibu baru. Terutama jika mengingat rasa sakit yang tersisa akibat persalinan, hormon yang tak stabil, baby blues atau postpartum depression (PPD), perubahan tubuh, dan tentu saja, pembunuh libido yang utama: kelelahan merawat bayi yang baru lahir.

Fakta tentang hubungan intim setelah melahirkan
Fakta tentang hubungan intim setelah melahirkan

Hubungan intim setelah melahirkan

Berapa lama Parents harus menunggu untuk bisa bisa berhubungan intim setelah melahirkan? Seperti apa rasanya? Ikuti panduan berikut ini agar anda bisa merasakan hubungan intim yang nyaman dan menyenangkan setelah melahirkan. Berikut 9 fakta hubungan intim setelah melahirkan :

1. Kapan bisa memulai hubungan seks?

Kebanyakan dokter menyarankan untuk tidak memasukkan apapun ke dalam vagina selama enam minggu pasca melahirkan guna memberikan waktu bagi Bunda untuk sembuh.

Lochia (pelepasan sisa darah dan jaringan rahim) mungkin telah berhenti saat itu. Namun, penting untuk dicatat bahwa seks setelah melahirkan membutuhkan waktu dan juga usaha lebih.

2. Hubungan intim setelah melahirkan awalnya mungkin akan terasa tidak nyaman atau sakit

Ginekolog dan penulis The Venus Week, Rebecca Booth, MD, mengatakan rasa sakit itu dapat berasal dari trauma persalinan.

Bahkan ibu yang menjalani operasi caesar mungkin akan mengalami hubungan seks yang menyakitkan. Untuk tindakan episiotomi atau laserasi lainnya waktu yang dibutuhkan untuk sembuh tergantung pada seberapa luasnya luka dan di mana pemotongan dilakukan.

3. Alasan mengapa Bunda tidak berminat melakukan hubungan intim setelah melahirkan

Kurang tidur, perubahan hubungan antara Bunda dan suami pasca kelahiran si kecil, dan mungkin beberapa masalah bentuk tubuh seperti perut yang membuncit dan bergelambir dapat menyurutkan semangat untuk bercinta.

“Menyusui melepaskan oksitosin, hormon yang memicu perasaan baik terhadap bayi tetapi juga menekan libido Anda,” jelas dr. Booth.

“Secara antropologis, menjaga gairah seks tetap rendah adalah cara alami tubuh untuk mencegah ibu hamil lagi terlalu cepat. Pasien selalu lega mengetahui ada alasan mereka tidak melakukan hubungan seks,” sambungnya.

4. Vagina tak lagi elastis

Perubahan pada vagina setelah melahirkan dapat dialami oleh siapa saja, bahkan ibu yang melahirkan secara caesar. Menurut dr. Booth, hormon-hormon kehamilan lah yang menjadi penyebabnya.

Kadar estrogen yang rendah, kadar prolaktin dan oksitosin yang tinggi akan mempengaruhi elastisitas jaringan vagina dan melebarkan pelvis. Bunda bisa mengatasinya dengan melakukan latihan kegel atau pilates.

“Semua gerakan yang fokus pada inti tubuh juga membantu mengencangkan dasar panggul,” kata dr. Booth.

5. Seks setelah melahirkan itu penting

Menurut Amy Levine, konsultan seks dari New York, jika tidak ada keintiman fisik, pasangan mulai merasa seperti teman sekamar yang mana ini kurang baik dan dapat memicu kebencian.

“Mulailah dengan berciuman atau menyentuh satu sama lain dengan penuh cinta, dan lanjutkan dengan seks pasca melahirkan ketika Anda siap,” kata Levine.

6. Quickie bisa jadi andalan

Bunda tidak harus melakukan hubungan intim dengan sesi yang panjang setelah melahirkan. Yang kalian perlukan adalah fokus pada perasaan masing-masing. Quickie atau seks singkat bisa menjadi penyelamat.

“Mintalah pasangan Anda melakukan apa yang diperlukan untuk membuat Anda bergairah, dan kemudian lakukan apa yang Anda perlukan untuk tetap fokus pada momen itu,” kata Levine.

7. Lakukan pada siang hari

berhubungan intim setelah melahirkan hubungan intim setelah melahirkan

Jika seks di malam hari tidak memungkinkan karena si kecil kerap terbangun membuat Parents kelelahan dan tertekan, cobalah melakukannya di siang hari. Ketika si kecil tertidur lelap di siang hari pada akhir pekan, ini bisa jadi waktu yang tepat bagi Ayah dan Bunda. Jangan sia-siakan kesempatan ini.

8. Hubungan intim setelah melahirkan mungkin lebih baik dari yang Anda pikirkan

Faktanya banyak wanita yang mengaku lebih menikmati seks setelah melahirkan dibanding sebelum mereka menjadi orang tua.

“Melahirkan menyadarkan kita pada serangkaian sensasi, dan sebagai hasilnya, tubuh kita, terutama alat kelamin kita, menjadi lebih bergairah, meningkatkan potensi kesenangan kita,” catat Levine.

Melahirkan juga dapat menggeser bagian internal kita ke posisi yang tepat, membuatnya lebih sensitif terhadap stimulasi.

“Banyak wanita melaporkan lebih nyaman dengan tubuh mereka dan orgasme yang lebih intens setelah memiliki anak,” tambahnya.

9. Anda akan menginginkannya lagi

Bertentangan dengan apa yang mungkin Anda pikirkan, memiliki lebih banyak anak tidak sama dengan kurang seks.

Serupa dengan bagaimana beralih dari nol menjadi satu anak adalah penyesuaian terbesar, kembali melakukan hubungan seks setelah bayi pertama lahir mungkin terasa terberat. Namun akan terasa lebih mudah setelah melahirkan anak kedua dan seterusnya.

Pada titik tertentu Anda menyadari hidup dengan anak-anak itu melelahkan. Anda hanya perlu melakukan hal-hal tertentu, seperti bermain-main dengan pasangan, dimanapun dan kapanpun Anda bisa.

Itulah 9 fakta tentang hubungan seks pasca melahirkan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Tentang Penulis: Zehan ID

Gambar Gravatar
Zehan.ID Merupakan Situs Opini dan Review segala hal yang sedang viral saat ini, temukan beragam artikel menarik yang bisa anda peroleh disini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed