oleh

Kiat Sukses Usaha Bisnis Online dengan dan Tanpa Modal

Zehan-ID | Kiat Sukses Usaha Bisnis Online dengan dan Tanpa Modal, disaat WFH saat ini bisnis online merupakan salah satu pilihan utama untuk melanjutkan hidup, ada banyak sekali cara berbisnis dan tutorial untuk memulai bisnis online.

Kali ini akan kita kupas banyak tutorial dan tips tentang bisnis online, sehingga dapat memberi ide bagi anda para pembaca dalam mencari niche atau tema bisnis online yang akan anda jalani.

Cara Memulai Bisnis Jualan online dari Nol

Kalau Anda merasakan hal tersebut setiap bulan, itu merupakan tanda Anda butuh tambahan penghasilan.

Pertanyaan berikutnya, usaha atau bisnis apa yang bisa dilakukan sebagai sampingan dari pekerjaan utama Anda? Ada banyak ide usaha sampingan sebenarnya, namun yang cukup realistis Anda bisa memulai bisnis online.

Kenapa realistis? Karena bisnis online bisa Anda lakukan kapan saja dan di mana saja. Bisa dilakukan sewaktu senggang, sambil duduk di dalam bus atau ojek online menuju kantor. ada beberapa poin penting dalam memulai bisnis online

  1. Dapatkan inspirasi dari teman atau keluarga
  2. Tetapkan produk yang akan dijual
  3. Pilih sistem penjualan
  4. Bangun website
  5. Buka jaringan media sosial
  6. Sebar di marketplace
  7. Cari asisten jika dibutuhkan
  8. Buat rekening baru khusus bisnis
  9. Komitmen dengan dua kesibukan Anda

Cara Memulai Usaha

Berikut catatan mengenai bagaimana cara memulai usaha baru maupun mempertahankan endurance berbisnis, supaya bisa tetap fokus saat buka usaha, meskipun kesulitan dan tantangan datang bertubi.

Cara memulai usaha dan membangun motivasi usaha yang kuat adalah melakukan sejumlah langkah awal memulai usaha, yaitu:

  • Punya Mimpi Besar
  • Bekerja Berdasarkan Passion
  • Belajar dari Orang Sukses
  • Support Keluarga
  • Menghadapi Persaingan

Bagaimana cara membuka usaha baru ? Apa langkah awal memulai usaha ? Ketika memutuskan merintis usaha sendiri, ada tips cara atau langkah memulai usaha baru, yaitu:

  1. Riset Pasar. Perlu dilakukan untuk memastikan bahwa bisnis yang dipilih memiliki prospek dan memahami peta persaingan dalam usaha tersebut.
  2. Membentuk Tim. Salah satu kunci keberhasilan merintis usaha baru adalah dukungan tim yang kuat karena tidak mungkin semua hal kita kerjakan sendiri, perlu ada tim dengan SDM yang solid.
  3. Membangun Produk dan Model Bisnis. Berhasil tidaknya usaha salah satunya tergantung dari produk yang dijual.
  4. Sumber Modal. Dalam membangun usaha, agar berkelanjutan, perlu mempertimbangkan sumber permodalan, apakah akan meengandalkan modal sendiri (bootstrapping) atau mencari investor.

Cara Memulai Bisnis Online

Kenapa Perlu Bisnis Online, Kenapa merintis usaha baru perlu strategi online ? Paling utama adalah pasar digital dan e-commerce di Indonesia sangat besar dan terus tumbuh.

Digital marketing tidak membatasi jangkauan promosi produk atau jasa. Menjangkau seluruh kalangan, dimanapun berada, status sosial, tanpa membeda-bedakan calon pembeli.

Kondisi geografis Indonesia yang kepulauan sangat cocok dengan digital. Banyak orang lebih mudah dijangkau dengan kampanye online. Manfaat lain digital adalah biaya promosi menjadi relatif lebih terjangkau. Sesuai dengan sifat usaha kecil dimana pertimbangan biaya menjadi faktor krusial.

Ada banyak fasilitas gratis promosi di Internet. Buat website secara gratisan bisa, iklan di Facebook atau Instagram itu gratis, dan lain sebagainya.

Promosi di digital, lewat forum atau facebook comment, dianggap konsumen lebih ‘jujur’ dibandingkan promosi iklan karena pengguna bisa terbuka mengungkapkan komplain dan pengalaman mereka.

Itu sebabnya pengalaman yang baik bisa menjadi iklan ‘viral’ yang gratis di digital dan online. Konsumen dengan senang hati menyebarkan berita bagus soal brand tersebut. Tetapi, disisi lain, bisa jadi masalah jika ada berita buruk. Cepat sekali menjadi viral berita buruk.

Itu sebabnya perlu strategi dan cara melakukan bisa online, khususnya dalam hala pemasaran online yang tepat untuk mengelola kampanye di online dan sosial media.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara memulai bisnis online yang efektif. Apa langkah dan jenis jenis pemasaran online yang bisa diterapkan usaha kecil dan menengah ?

  1. Punya Website
  2. Membangun Sosial Media
  3. Pahami Facebook Ads
  4. Pahami Google Adwords.

Punya Website

Website adalah jendela menuju digital. Tanpa website, orang tidak dapat menemukan keberadaan usaha Anda di dunia digital di internet.

Jadi, membuat website adalah salah satu prasyarat bisa eksis di dunia digital.

Saya punya sahabat yang baru memulai usaha, setelah lama bekerja di kantor sebagai profesional. Langkah pertama yang dia lakukan setelah mulai usaha adalah membuat website perusahaan untuk mempromosikan usaha dia.

Awalnya, dia bingung karena ingin promosi tetapi budget terbatas. Kemudian setelah melakukan riset dan tanya sana sini, dia menemukan bahwa cara promosi efektif yang gratis adalah membuat website untuk menunjukkan eksistensi jasa yang ditawarkan.

Jadilah website perusahaan. Seminggu setelah usaha dimulai. Alhasil, tanpa diduga, dia banyak menerima order, yang saat dicek, ternyata konsumen tahu dari website perusahaan yang dia buat. Konsumen bilang bahwa di bidang jasa tersebut jarang perusahaan yang punya website. lalu

Bagaimana cara membuat website ? 

Pertama, perlu menentukan nama atau alamat website, istilahnya menetapkan domain. Setelah diputuskan, domain tersebut harus didaftarkan supaya menjadi milik Anda dan tidak diambil orang lain.

Kedua, memilih hosting untuk menjadi ‘rumah’ dari website yang dipilih. Hosting bisa pilih di luar negeri (tentu saja dibayar dalam US$) atau lokal dalam negeri.

Perusahaan untuk mendaftar domain dan menyimpan hosting bisa dilakukan dalam satu perusahaan sehingga lebih mudah. Beberapa perusahaan hosting yang saya tahu punya reputasi bagus dan bisa Anda gunakan adalah:

Ketiga, setelah domain dan hosting Anda pilih, selanjutnya Anda install template di website tersebut supaya bisa mengisi content. Paling gampang adalah platform WordPress dengan banyak pilihan template gratis.

Kenapa website saya tempatkan yang paling utama dibandingkan jenis l atau cara digital marketing lain, karena Anda sama saja bunuh diri, melakukan kampanye iklan di Facebook, Instagram atau Google Adwords, tanpa punya website.

Karena tujuan akhir dari kampanye tersebut adalah mendorong orang mengunjungi website dan melakukan closing atau pembelian. Jadi, kalau website sendiri tidak ada, yang menjadi tujuan, apa gunanya melakukan promosi pemasaran online.

Memang banyak orang yang sukses tanpa perlu punya website, misalnya melakukan jualan di Instagram dan laris manis tanpa perlu ada situs resmi, tetapi menurut saya itu bukan strategi yang berkelanjutan dan tidak akan membangun brand Anda di dunia online dengan kuat.

Jika anda sibuk untuk membuat sebuah website anda bisa menghubungi jasa pembuatan website di surabaya jasa-seo.org yang juga merupakan jasa seo murah yang akan membantu anda dalam membuat website yang anda mau.

Sosial Media Instagram

Menurut banyak riset, orang Indonesia adalah salah satu yang paling sosial di dunia online. Apapun aktivitas dibagi di media sosial. Mulai dari yang umum sampai yang privat.

Karena itu, tidak heran, pengguna Instagram di Indonesia adalah #3 terbanyak di dunia, setelah USA dan Brazil. Untuk negara berkembang, yang akses internet masih terbatas dibandingkan negara maju, pencapaian Indonesia ini luar biasa.

Kenapa Instagram ?

Instagram adalah platform visual, sehingga Anda membutuhkan gambar dan video untuk bisa menarik perhatian audience jika menggunakan Instagram ads. Iklan dengan teks tidak akan menjadi pilihan utama dalam memasang iklan di Instagram.

Karena berbasis visual, menurut riset, Instagram adalah media sosial dengan persentase engagement sebesar 4,21%. Sementara itu Facebook dan Twitter hanya mencapai 0,10%. Salah satunya karena Iklan Instagram tidak mengganggu user yang tidak ditargetkan

Di Indonesia, jumlah user Instagram selalu bertambah dan Instagram terhubung dengan Facebook, sebagai pemilik, sehingga semakin memudahkan untuk mengidentifikasi target, pembuatan konten hingga penjadwalan tayang iklan. ada beberapa langkah yang perlu dilakukan pengusaha untuk berjualan di Instagram:

  • Membuat akun media sosial untuk usaha terpisah dari akun pribadi, yaitu Instagram for Business;
  • Membuat nama akun yang sederhana, mudah diingat, menjelaskan tentang usaha, dan memiliki nama yang sama dengan platform media sosial lain yang digunakan;
  • Post secara berkala dan rutin, disesuaikan dengan “golden moment”;
  • Usahakan setiap post selalu berkaitan dengan usaha dan buatlah tanda pagar (hashtag) unik yang mencirikan usaha kita dan gunakan itu di setiap post;
  • Jawab pertanyaan yang ditanyakan follower untuk menandakan bahwa akun responsif dan aktif.

Di Instagram metode berjualan dan promosi:

  • Instagram Story. Di fitur ini dalam Instagram, Anda bisa memasang iklan, yang sifatnya lebih interaktif dan menarik buat calon konsumen
  • Iklan Foto dan Video, Anda bisa menargetkan konsumen Anda sesuai insight produk Anda dengan menggunakan foto atau video.
  • Memanfaatkan Selebgram atau orang yang memiliki followers banyak seperti artis atau model untuk membantu memasarkan produk Anda dengan cara Endorse.

Hal yang penting diperhatikan adalah Anda perlu membuat kontak yang jelas di Instagram supaya ketika konsumen tertarik dan bisa langsung menghubungi Anda. Anda perlu membuat ‘CTA’ – Call To Action setelah pengguna melihat iklan Anda.

CTA ini bisa klik ke WhatsApp atau link ke website Anda, supaya pelanggan bisa melakukan order atau melanjutkan percakapan setelah melihat iklan di Instagram.

Facebook Ads

Selain Instagram, platform sosial media lain adalah Facebook, yang kebetulan merupakan pemilik Instagram. Facebook merupakan sosial media dengan jumlah pengguna terbanyak di Indonesia.

Siapa yang tidak punya akun FB ? Hampir bisa dibilang sangat sedikit. Mayoritas teman Anda pasti punya akun sosial media ini. Dengan jumlah user yang besar, Facebook cocok untuk membangun brand awareness.

Bagaimana cara pemasaran online di Facebook ?

Iklan di FB ads dipasang berdasarkan ‘interest’ dan ‘demography’. Anda pilih ke siapa iklan akan ditujukan berdasarkan kesukaan atau lokasi atau gender atau variabel demografi lainnya.

Cara memasang iklan di Facebook Ads relatif mudah. Anda hanya perlu menentukan target konsumen yang dipasang iklan berdasarkan interest dan demography mereka.

Boleh dibilang biaya iklan di Facebook cukup murah dan sangat terjangkau. Anda bisa tentukan berdasarkan budget setiap hari yang diinginkan.

Google Adwords

Pengalaman beberapa teman yang sudah melakukan iklan di Facebook dan Instagram adalah promosi di sosial media ini kurang ‘targeted’. Banyak ‘junk’ yang masuk.

Artinya, meskipun reach atau jangkauan di kedua sosial media ini tinggi, tetapi konversi yang menjadi sales atau penjualan tidak tinggi.

Untuk meningkatkan konversi, saran saya adalah Anda gunakan Google Adwords, yaitu iklan di platform Google. Saat Anda sedang melakukan ‘search’ di Google akan muncul iklan, itu yang disebut Google Adwords.

Apa bedanya Google Adwords dengan iklan di Sosial Media atau iklan online lainnya ?

Google Adwords di – trigger oleh Keywords. Iklan yang dimunculkan oleh Google berdasarkan keywords yang dituliskan oleh orang yang mencari di search engine Google.

Misalnya, Anda menuliskan ‘warung kopi di Jakarta Selatan’ di mesin pencari, maka iklan yang dimunculkan oleh Google adalah warung kopi yang berlokasi di Jakarta Selatan. Google tidak akan memunculkan warung soto atau warung gudeg. Google juga tidak akan memunculkan iklan warung kopi di Papua.

Relevansi menjadi kata kunci dalam Google Adwords. Iklan Google Adwords menjadi sangat relevan dengan intensi calon konsumen. Iklan dibayar jika pengguna mengklik iklan yang muncul.

Tetapi, set-up iklan Google Adwords tidak semudah di Facebook Ads dan Instagram. Karena Anda perlu paham benar keywords atau kata kunci yang sering digunakan oleh calon pelanggan Anda.

Sementara di Facebook dan Instagram, Anda cukup menentukan target interest dan demography calon konsumen, yang mana lebih simpel dibandingkan menyusun keywords di Google Adwords.

Cara Menjadi Reseller

Saat ini, hampir semua hal beralih ke mode digital. Disadari atau tidak, hal itu memang sudah terjadi. Mulai dari budaya jual beli, hingga budaya kerja seperti absen dan pengajuan cuti yang dilakukan secara digital.

Salah satu yang populer adalah jual beli online, atau dengan kata lain e-commerce. Bicara e-commerce, mungkin kita akan sering juga mendengar kata reseller. Semakin populer di era digital, padahal konsep dan tugas reseller sudah ada sebelum banyaknya digitalisasi.

Digadang-gadang, reseller menjadi salah satu profesi atau cara bisnis baru yang mudah dan murah. Terlebih bagi kamu yang baru akan memulai sebuah bisnis. Jika kamu tertarik, maka kamu perlu baca artikel ini sampai selesai, karena akan ada penjelasan terkait kelebihan menjadi reseller hingga tipsnya.

Siapa itu Reseller?

Jika diartikan secara bahasa, kamu mungkin akan langsung mengerti, bahwa re berarti kembali dan seller berarti penjual. Dengan begitu, kata ini bisa diartikan sebagai penjual kembali. Atau pihak yang menjual kembali suatu barang.

Dalam buku Step by Step Bisnis Dropshipping dan Reseller yang ditulis oleh Ahmad Syafi’i dituliskan pengertian reseller. Reseller adalah menjual kembali sebuah barang dari supplier. Hal tersebut dilakukan tanpa adanya stok barang. Nantinya besaran komisi diberikan berdasarkan kesepakatan antara reseller dan supplier.

Pengertian lain menyebutkan, reseller merupakan orang yang membeli produk dari supplier dengan harga yang lebih murah. Tujuannya untuk dijual kembali dengan harga tertentu. Sehingga nantinya akan mendapat keuntungan.

Apa Perbedaan Reseller dan Dropshipper?

Kata lain yang tidak kalah populer dari reseller adalah dropshipper. Kalau kamu menggeluti dunia bisnis online, kamu pasti pernah dengar kata ini. Lalu, sebetulnya apa bedanya dropshipper dengan reseller, atau sebetulnya, keduanya sama?

Reseller

  • Membeli produk terlebih dahulu, sesuai dengan ketentuan yang ada
  • Promosi dapat dilakukan dengan katalog produk atau produk yang sudah dibeli
  • Mendapatkan media promosi atau yang serupa, seperti sarana iklan secara gratis, biasanya berupa website.
  • Pengiriman barang dapat dilakukan oleh reseller atau supplier.
  • Diberikan website replika untuk diolah, tapi kontrol utama tetap ada i pihak supplier.

Dropshipper / Dropshipping

  • Tidak harus membeli produk terlebih dahulu
  • Promosi biasanya dilakukan dengan daftar produk
  • Media promosi yang didapatkan adalah banner, diberikan secara gratis.
  • Pengiriman barang dilakukan oleh pihak supplier.
  • Tidak diberikan web replika, hanya diberikan banner promosi.

Untung Rugi Jadi Reseller

Bagaimana, sudah paham dengan definisi dari reseller? Mulai tertarik untuk menjajal profesi ini? Itu merupakan pilihan yang cukup baik sih. Jangan ragu untuk memulai hal baru, tapi ingat masih ada hal-hal yang harus kamu pikirkan. Apa aja sih? Yuk lanjut kita bahas!

Kelebihan Menjadi Reseller

  • Sebelum benar-benar yakin, dan supaya semakin yakin, kita akan bahas kelebihan dari reseller, yang nantinya bisa kamu jadikan pertimbangan.
  • Menjadi reseller tidak direpotkan dengan urusan stok barang, karena hal tersebut menjadi tanggung jawab
    Tidak membutuhkan waktu khusus untuk bekerja, dalam kata lain, bisa dilakukan sebagai sampingan pekerjaan yang lainnya.
  • Komplain atau protes terhadap suatu produk tidak dilayangkan kepada reseller, sehingga tidak perlu pusing.
    Tidak perlu banyak memikirkan perihal naik dan turunnya harga barang.
  • Biaya produksi bkan menjadi tanggung jawabmu, hal tersebut adalah hal yang ditangguhkan kepada
    Kamu tidak perlu repot dan pusing memikirkan proses produksi.

Kekurangan Menjadi Reseller

Selain kelebihan, tentunya ada kekurangan yang perlu kita perhatikan. Jangan sampai kita tidak lengkap mempertimbangkan sesuatu, lalu menyesal di tengah jalan. Berikut beberapa kekurangan dari reseller.

  • Kamu tidak bisa menentukan sendiri harga barang yang kamu jual.
  • Selanjutnya, kamu tidak dapat memodifikasi barang yang kamu jual, atau dengan kata lain kamu tidak begitu leluasa.
  • Produk yang kamu jual bukan milikmu
  • Ketergantungan terhadap perusahaan pengelola. Misalkan saat perusahaan penyuplai tengah mengalami masalah, bisa jadi kamu juga tidak bisa melakukan penjualan.
  • Keuntungan dan transaksi penjualan tidak ada di tanganmu, tapi di tangan

Jenis Jenis Reseller

Dalam kerja menjadi reseller, nyatanya tidak hanya ada satu macam atau satu model. Ada beberapa model yang bisa kamu pelajari terlebih dahulu. Ini dapat berpengaruh pada cara kerjamu nantinya. Berikut pembahasannya.

Reseller bagi Hasil

Kamu mungkin sudah sering dengar model bisnis ini. Sudah banyak orang yang menggelutinya. Ketika kamu menjadi reseller, pembagian hasil yang kamu dapat bisa mencapai 50%, ditambah semua produknya bisa kamu jual.

Model ini bisa dilakukan pada dua profesi ini, baik reseller ataupun dropshipper. Hanya saja, yang membedakan adalah pembelian barang atau pendaftaran di awalnya. Reseller harus membeli dulu barang yang akan dijual.

Reseller Jaminan

Pada model Jenis ini, supplier akan menarik sejumlah uang dari reseller yang nantinya dijadikan sebagai jaminan. Hal ini untuk meminimalisir kerugian yang mungkin didapat supplier dari reseller yang tidak bertanggungajawab.

Jika kerja reseller tidak benar, maka uang jaminan tidak kembali. Namun, supplier tetap akan memberikan barang sesuai dengan perjanjian awal antar kedua belah pihak tersebut.

Model Web Replika

Selanjutnya adalah model web replika. Pada model ini, reseller akan diberikan semacam replika web untuk medium promosi dan penjalan. Bila terjadi penjualan di web tersebut, maka reseller akan mendapat komisi.

Biasanya ini diberikan ketika sistem yang berlaku ketika kita mendaftar sebagai reseller adalah sistem member atau anggota. Sehingga kita bisa menggunakannya lebih leluasa untuk menjajakan barang dagangan.

Jenis Web Alone

Sebagaimana namanya, pada model ini reseller mengelola sendiri website jualannya, sehingga mereka memiliki kebebasan. Selain itu, biasanya dalam model ini reseller akan mendapatkan banyak diskon dari supplier.

Jenis Beli Jual

Ini merupakan model terakhir yang bisa kamu pilih. Dalam model ini, reseller akan diwajibkan membeli barang dengan harga tertentu. Lalu kemudian supplier akan memberikan berbagai fasilitas. Termasuk didalamnya keanggotaan.

Dalam model ini, reseller mendapat kebebasan untuk menjual produknya. Selain itu juga mendapat berbagai diskon dan penawaran khusus.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Akan Menjadi Reseller

Disamping kelebihan dan kekurangan, ternyata kamu perlu tahu juga beberapa hal ini. Hal-hal ini bisa menjadi penghambat atau tantangan buatmu yang ingin jadi reseller. Tapi jangan khawatir, karena ketika kamu memahami dan menguasainya, bisa jadi ini menjadi kelebihanmu. Berikut ulasannya!

Pahami Pesaingmu

Pertama, yang perlu kamu perhatikan adalah persaingan. Ini bukan sesuatu yang baru, sehingga hal yang perlu kamu sadari adalah, profesi ini sudah dilakoni banyak orang.

Tidak jarang para pemula gagal karena kalah bersaing dari pemain lama. Untuk meminimalisir resiko itu, kamu perlu banyak belajar dan mengerti kondisi pesaingmu.

Mengerti hingga Pahami Produk yang Akan Kamu Jual

Kalau kamu sudah merasa bahwa kamu sudah paham pesaingmu, hal lain yang perlu kamu pahami adalah produkmu. Jangan sampai kamu sendiri tidak paham dengan produkmu.

Pemahaman terhadap produk, membuatmu lebih mudah mengatur strategi penjualan. Kamu juga dapat menjawab dan meyakinkan calon pembelimu. Khusunya mereka yang masih ragu dan banyak tanya soal produkmu.

Kuasai Metode Pemasaran Online

Meskipun tampak klasik, dalam artian ini merupakan metode yang tidak baru lagi, tapi banyak yang mengaplikasikan model pekerjaan ini di dunia digital. Untuk itu, kemampuan yang harus dikuasai adalah kemampuan pemasaran digital atau menggunakan internet.

Kamu perlu mempelajari dan memahami berbagai platform. Termasuk fitur-fitur dalam media sosial. Karena dalam penjualan online, banyak platform digital yang bisa kamu gunakan. Supaya penjualanmu selanjutnya lebih maksimal.

Pertimbangkan Baik-baik Pembagian Komisi

Terakhir, hal yang harus kamu perhatikan adalah soal pembagian komisi. Pastikan kedua belah pihak mendapatkan keuntungan yang adil. Jangan sampai kamu hanya lelah, tapi tidak mendapatkan keuntungan yang sepadan.

Tips Tambahan untuk Kamu Reseller Pemula

Setelah pembahasan yang cukup panjang ini, selanjutnya ada tips tambahan nih untuk kamu. Hal-hal ini bisa menambah performa dan kesuksesanmu saat menjadi reseller. Perhatikan dan simak ya!

Gunakan Media Sosial

Kalau melihat penjelasan sebelumnya, seorang reseller dikatakan melakukan promosi barang melalui websiate. Untuk mendukung dan menambah performanya, kamu bisa gunakan media sosial.

Kamu harus membuat media sosial khusus bisnis, agar tidak tercampur dengan urusan pribadimu. Hal yang penting adalah, sesuaikan dengan pasarmu, karena media sosial juga memiliki pasarnya masing-masing.

Relasi

Relasi adalah hal yang penting. Bukan hanya dalam hal pekerjaan, tapi juga dalam hal bisnis. Kamu bisa membangun dan menjaga relasi yang baik dengan banyak pihak. Bisa jadi suatu saat dia adalah mitra bisnismu, atau bahkan konsumen setiamu.

Siapapun dan apapun keinginanmu selanjutnya, tidak masalah, yang terpenting adalah lakukan dengan baik. Satu hal lagi, kelola keuangan bisnismu dengan baik. Karena keuangan yang baik akan sangat berpengaruh pada perkembangan perusahaan.

Cara jualan Bisnis online tanpa modal

Bisnis online memang begitu menggiurkan, bagaimana tidak? kita dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Banyak orang yang memanfaatkan teknologi internet untuk berjualan online dan meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.

Siapa saja bisa jualan online, bahkan jualan online bisa dilakukan tanpa menggunakan modal dan stok barang. Jualan online tanpa modal dan stok barang ini juga dikenal dengan istilah dropship.

Untuk menjalankan sistem bisnis online seperti ini, seseorang harus mengetahui terlebih dulu cara-caranya. Ini dikarenakan barang yang dijual bukan miliki sendiri namun milik orang lain. Berikut ini cara jualan online tanpa modal dan stok barang:

Tentukan Barang Apa Yang Mau Dijual

Hal pertama yang harus dilakukan adalah tentukan barang apa yang mau dijual. Ada banyak barang yang bisa dijual dengan sistem dropship, mulai dari baju, aksesoris, sepatu, kosmetik dan barang-barang lainnya.

Bagi pemula sebaiknya hindari menjual produk campur-campur. Fokus pada penjualan satu produk jauh lebih mudah dan minim resiko. Hal ini juga akan membuat lebih profesional.

  • Tentukan Target Pasar
  • Cari Supplier Terpercaya
  • Buat Kesepakatan Dengan Supplier
  • Lakukan Promosi Dengan Benar
  • Minta Detail Pesanan Dan Transfer Uang
  • Berikan Pesanan Pada Supplier Dan Transfer Uang

Cara menjadi Dropshipper / dropshipping

Dropshipper adalah sebutan untuk para pemain dropship, dropship sendiri merupakan salah satu metode pemasaran yang kerap dipakai oleh pebisnis tanpa perlu membuat produk maupun menanamkan modal untuk membeli barang.

Secara teknis, cara kerja dropshipper hampir sama seperti reseller, hanya saja Anda tidak perlu nyetok produk untuk bisa berjualan. berikut ini adalah Trik Cara Menjadi Dropshipper Sukses di Era Digital

Ambil Barang Dari Suplayer Tangan Pertama

Tahukah Anda kalau kebanyakan pemain pemula dalam bisnis dropship saat ini masih mengambil produk dari pihak ketiga? Ya, tak banyak memang yang jeli untuk melihat peluang ini tapi jika Anda bisa mendapatkan kontak suplayer dari tangan pertama maka potensi keuntungan bisnis drpship Anda bakal semakin menanjak.

Lantas, bagaimana cara mencari dan menemukan suplayer produk tangan pertama? Cara pertama Anda bisa mengikuti seminar kewirausahaan yang banyak digelar di kota-kota besar.

Jika Anda tinggal di kota Yogyakarta misalnya, setiap minggu Anda bisa mengikuti pelatihan digital marketing yang diadakan oleh Google Gapura Digital. Nah, di event tersebut Anda bisa berkenalan dengan para peserta untuk menjajaki potensi penjualan produk sebagai dropshipper.

Cara kedua dalam mencari suplayer produk tangan pertama yang lebih simpel tapi butuh banyak waktu adalah dari informasi marketplace seperti Tokopedia, AliExpress, BukaLapak, atau Lazada. Namun, Anda harus sabar dan ekstra teliti jika ingin menempuh cara ini, pasalnya banyak suplayer kurang berkualitas yang sembarangan dalam melakukan markup harga.

Pilih Suplayer yang Cepat

Dalam bisnis dropship kecepatan merupakan kunci dasar yang bisa membuat toko Anda terlihat lebih menonjol dibandingkan kompetitor. Maka dari itu, alangkah baiknya jika Anda menguji terlebih dahulu kinerja penjual dengan cara melakukan order perobaan.

Apabila mereka tidak bisa memenuhi ekspektasi Anda dalam hal kecepatan, lebih baik jangan diteruskan dan cari suplayer lain yang memiliki komitmen lebih baik pada kecepatan pengiriman.

Bangun Kekuatan Brand Sendiri

Ibarat kata, sambil menyelam minum air, begitulah kira-kira peran para dropshipper yang menjual produk orang tapi dengan brand sendiri.

Identitas perusahaan tidak melulu soal label atau bungkus penjualan, tapi bisa juga berupa kartu nama berisi URL website yang diselipkan didalam paket produk agar konsumen mudah jika ingin melakukan repeat order.

Tips dan Kiat Sukses Bisnis Jualan online

Sekarang ini jualan online lebih banyak diminati oleh para pebisnis jalan sekarang. Karena banyak yang merasa jualan dengan sistem online lebih efektif dibandingkan dengan jualan secara konvensional.

Karena dengan menjual barang secara online dapat menghemat pengeluaran dibandingkan dengan menyewa sebuah tempat untuk berjualan. Namun sebelum Anda memutuskan berjualan secara online, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Berikut adalah cara efektif untuk memulai bisnis online shop Anda

Perhatikan Produk Apa yang Akan Anda Jual

Ingatlah terdapat beberapa resiko yang akan terjadi ketika Anda berjualan barang secara online, terutama dalam proses pengiriman. Ingat Anda harus mempertimbangkan apakah barang yang Anda jual akan aman ketika sampai ke tangan pembeli.

Anda pun harus mengetahui kurir mana yang cocok dengan produk Anda. Misalkan saja Anda menjual baju, menggunakan jasa kurir dengan pengiriman selama dua hari tentu saja akan aman.

Namun berbeda halnya ketika Anda menjual makanan yang memang tidak tahan lama. Anda harus mencari kurir yang dapat mengantar makanan Anda secara cepat dalam waktu beberapa jam, agar ketika sampai ke tangan pembeli rasa dan bentuk makanan tidak rusak dan masih dapat dinikmati.

Tentukan Platform Penjualan Bisnis Online Shop Anda

Sebaiknya Anda menentukan platform apa saja yang akan Anda gunakan untuk mempromosikan bisnis Anda. Dengan begitu Anda bisa menyusun strategi yang tepat untuk produk Anda.

Jangan sampai Anda menjual pada platform yang tidak sesuai dengan target pembeli. Dan pastikan platform tersebut dapat mempermudah para pembeli Anda.

Misalkan Anda menjual barang-barang elektronik yang harganya mencapai jutaan rupiah, Anda dapat memilih platform yang memang sudah menyediakan sistem pembelian secara kredit.

Foto Produk Anda Secara Menarik

Karena Anda menjual produk Anda secara online, sebaiknya Anda membuat foto produk Anda semenarik mungkin. Hal ini dilakukan agar menarik para pembeli.

Sebelum membuat foto produk, Anda dapat mencari contoh foto produk yang menurut Anda sesuai untuk menarik pembeli. Tak ada salahnya Anda mencontoh konsep foto tersebut, namun tak lupa Anda harus memfokuskan foto tersebut pada produk Anda.

Berikan Promosi Berupa Reward

Siapa yang tak tertarik dengan potongan harga, atau dengan promosi beli satu gratis satu. Dengan begitu tentu saja akan menarik para pembeli, setidaknya mereka akan melihat produk Anda, mengetahui tentang brand Anda. Terdapat beberapa orang yang tidak dapat menahan diri ketika melihat ataupun mendengar mengenai diskon.

Perhatikan Kualitas Produk Anda

Penjualan secara online berarti pembeli hanya dapat melihat produk Anda dari foto dan dari keterangan yang Anda berikan mengenai produk tersebut. Maka, Anda harus menjaga kepercayaan pelanggan dengan memperhatikan kualitas produk yang Anda jual.

Ingatlah, bahwa menarik pelanggan tak hanya dari platform Anda saja, bisa jadi dari mulut ke mulut. Ketika produk yang Anda tawarkan memang bagus dan tidak mengecewakan pembeli, maka memungkinkan para pembeli Anda untuk memberi tahu koleganya untuk membeli produk yang Anda jual.

Pun, ketika barang yang sampai ke tangan pembeli tidak sesuai. Maka, bisa jadi nama dari brand Anda akan tercoreng dan hal tersebut dapat merugikan Anda. Nah, itulah beberapa tips yang dapat Anda jalankan ketika Anda memutuskan untuk membuka bisnis online shop yang sekarang sangat marak di kalangan pebisnis.

Demikianlah artikel singkat tentang Kiat Sukses Usaha Bisnis Online dengan dan Tanpa Modal semoga dapat membantu anda dalam memulai bisnis online untuk saat ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed